Roh yang merupakan unsur
non-materi yang ada dalam jasad yang diciptakan Tuhan sebagai penyebab adanya
kehidupan. Sampai sekarang Roh menjadi sesuatu yang sulit dijelaskan menurut
akal manusia biasa, mengingat komponen penyusunnya yang tidak diketahui kecuali
Tuhan saja. Dalam berbagai agama dan kepercayaan , roh dapat diartikan berbeda,
tergantung kebutuhan dan sudut pandang manusia itu sendiri dalam menempatkan
kedudukan roh. Misal dalam agama Yahudi , roh meruapakan sesuatu yang memberi
manusia kesadarn. Kita tau bahwa dalam ajaran Islam , bahwa sebelum manusia
lahir , DIA telah mengambil dan membuat perjanjian dengan mereka, Sebagaimana dijelaskan
dalam surat al-a’raf Ayat 172 :
...dan (ingatlah), ketika
Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah
mengambil kesaksian terhadap ruh mereka (seraya berfirman): “Bukankah Aku ini Tuhanmu?”
Mereka menjawab: “Betul, (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi.” (Kami
lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan:
“Sesungguhnya kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini
(keesaan Tuhan).” (Al A’raf: 172)
Dalam ayat tersebut dijelaskan , di dunia roh , dimana sebelum manusia
diberi roh, terlebih dahulu roh-roh itu telah bersaksi diahadapan Tuhan, Bahwa
Allah adalah Tuhan yang telah menciptakan mereka, dan kelak di hari kiamat
mereka tidak mengingkari keesaan Allah.
Pandangan kristen tentang roh juga berbeda, roh adalah Allah dan Jesus
Kristus. Roh juga bisa diartikan juga arwah yang sedang menunggu hari
pembalasan di alam roh hingga ia dibangkitkan pada hari yang telah ditentukan. Dalam
kepercayaan masyarakat China kuno, roh adalah nenek moyang mereka yang menjaga
alam dan seisinya, sehingga mereka menyembah dan memuliakan roh-roh tersebut.
Tapi tidak semua roh mereka jadikan sesembahan mereka, hanya roh yang
dimuliakan oleh Dewa saja. Karena mereka meyakini bahwa roh–roh itu ada yang
jahat dan ada pula yang baik. Roh jahat inilah yang paling mereka takuti, sebab
mereka bisa saja jelmaan iblis , jin dan setan yang menyamar sebagai nenek
moyang mereka.
Dari pemaparan diatas , Roh adalah sesuatu yang ghaib, bisa dikatakan
juga makhluk Tuhan yang mana ia sebagai mesin untuk menggerakkan raga manusia
supaya dapat menjalani kehidupan dan segala aktifitasnya. Dia juga suatu saat akan dibongkar ,
dipisahkan dari raga pemiliknya dan dikembalikan kepada sang pencipta yang
sesungguhnya. Roh selamanya akan tetap menjadi rahasia yang tetap menjadi
rahasia. Terkadang ada sesuatu yang memang harus tetap menjadi rahasia , supaya
kita sebagai manusia tidak salah arah dalam mengartikan sesuatu. Banyak orang
yang membahas roh, namun pada akhirnya ia tidak mendapatkan apa-apa. Sepandai
dan secanggih apapun tekonologi yang diekmbangkan oleh manusia , tidak akan
pernah dapat apa yang telah menjadi rahasia Tuhan.
Disinilah kita belajar untuk menghargai tiap-tiap ciptaan Tuhan. Manusia
diberikan roh untuk mentaati aturan yang telah ditetapkan Tuhan, dan untuk
menjalani aktifitas supaya kita menjadi hamba yang pandai bersyukur. Hanya
kepada-Nya roh ini akan kembali , dan kepada-NYA pula semua yang telah kita
lakukan akan diadili oleh hakim yang seadil-adilnya. Ruh kita yang akan
menjalani pengadilan akhirat nantinya. Raga ini hanya titipan, tidak bisa
bergerak tanpa adanya ruh. Maka dari itu, gunakan apa yang Tuhan berikan dengan
sebaik-baiknya. Biarkan ruh tetap menjadi rahasia Tuhan. Jangan memikirkan apa
yang diluar jangkuan kita sebagai manusia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar